Showing posts with label keluarga. Show all posts
Showing posts with label keluarga. Show all posts

Friday, July 22, 2011

I Love U Mom :*

“sampai sekarang, mama ga pernah denger ada yang bertahan sampai 1 tahun dgn penyakit ini. Yang paling lama itu kakek (dari ayah) kamu. Bisa bertahan sampai 2 tahun. Oh.. sama ada temen mama. Dia bertahan sampai 1,5 tahun.”

DEG! Perasaan sedih dan sakit langsung saya rasakan. Jujur, saya tidak ingat apa yang sedang saya bicarakan dengan mama saya saat itu. Namun, kata-kata mama yang satu itu masih saja terngiang setelah beberapa hari kemudian. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk berbagi kegundahan dalam tulisan saya ini.

Hm.. Sebenarnya, apa yang dikatakan oleh mama tidak pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya. Mungkin karena mama saya tidak pernah memperlihatkan rasa sakitnya. Mungkin karena mama saya harus menjalani perawatan hingga 5 tahun ke depan. Jadi saya selama ini selalu menyimpulkan bahwa mama akan baik-baik saja dan akan bersama saya untuk waktu yang lama.

Tiba-tiba saya menjadi berpikir, bagaimana bila saya harus kehilangan beliau saat saya lulus kuliah nanti? Tidak akan ada senyum senang saat saya berhasil lulus dengan IPK yang baik. Tidak akan ada tawa bahagia dan raut bangga saat aku berhasil menjadi ‘seseorang’. Tidak ada lagi kecup hangat di keningku.

TIDAK!! Saya menolak semua itu! Maksud saya..... Saya bukan menolak takdir yang akan Tuhan putuskan untuk saya. Tapi, saya menolak untuk kehilangan semua moment indah dengan mama saya. Saya akan mempertahankan mama saya untuk waktu yang lama. Karena salah satu impian terbesar saya adalah melihat wajah bahagia dari mama saat melihat seorang cucu yang terlahir dari rahim saya :)

Jadi, saya akan berusaha untuk menjadi seorang penjaga hati paling manis. Menjauhkan mama dari kemarahan, kekecewaan dan kesedihan karena semua itu hanya membuat penyakit mama semakin ‘bandel’. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menjadi ‘seseorang’ untuk mama dan mempertahankan mama di sisi saya.

LOVE U SO MUCH, MOM!

Tuhan.. Dengarkan do’a yang saya panjatkan. :’-)
click utk lihat lebih lanjut...

Sunday, April 3, 2011

My Little Family



Ini merupakan gambar sebuah keluarga. Keluarga kecil yang saling melengkapi dan tak akan tergantikan keberadaannya meski angin akan menawarkan intan berlian. Merekalah bagian dari sebuah kehidupan yang kujalani dan memainkan peran penting dalam sebuah rasa dan asa yang terpatri dalam anganku


Ayah. Sosok yang begitu indah di mataku. Penuh dengan kebijakan dan kedisiplinan. Sosok yang kuat dan selalu dapat mengayomi kehidupan yang kujalani saat ini. Terkadang kemarahan muncul dalam dirinya, namun disaat bersamaan dapat kulihat pula raut kelelahan. Kata-kata yang muncul dari dirinya merupakana mutiara yang akan menjadi sebuah penunjuk dalam kehidupanku yang tak sempurna.


Ibu. Sosok yang sangat memberi arti di pikiranku. Dan kata yang selalu menghampiriku setiap aku mengingatnya adalah: "aku SANGAT menyayanginya!" Tidak akan kutemukan sosok yang menggantikan dirinya, kasihnya, cintanya. Dan betapa ia sangat berhasil membimbingku menjadi seorang yang tegar. Yang selalu dapat tersenyum dalam kepahitan hidup, yang selalu dapat tertawa dan memberi arti dalam kegetirannya.


Kakak. Sosok yang dapat membuatku tertawa lepas. Begitu melindungiku dan bersiap menjagaku dari mereka yang membuatku menangis. Kuakui, ia bukan sosok yang begitu dekat denganku apalagi memerhatikanku sebagai adik. Namun, tak kupungkiri, dalam diamnya terpancar kasih yang menjagaku dan memedulikanku.


Adik. Sosok yang tak kalah penting dalam kehidupan yang kujalani. Ia yang membuatku mengerti arti menjadi seorang kakak. Ia yang terdiam melihatku dan mengawasiku dengan penuh perhatian dari jarak jauh dan siap melindungiku. Yang tertawa bersamaku dan tak jarang kubuat ia menangis. Tapi jauh di lubuk hatiku, aku benar-benar menyayangi adik satu-satunya yang kumiliki ini.


Merekalah bagian dari sebuah kehidupan kecil yang kumiliki. Merekalah yang memiliki peran penting di semua kegiatan yang kulalui. Merekalah yang kasihnya akan selalu kupatri dalam jiwa. Merekalah yang kadang membuatku merutuk dalam hati namun juga sangat kusayangi. Merekalah yang kadang menyebalkan bagi diriku tapi juga akan selalu kukenang dalam hati.


Merekalah sebuah keluarga kecil yang kusayangi.
click utk lihat lebih lanjut...

Saturday, March 19, 2011

Ibu

Ibu. Seseorang yang sangat berpengaruh dalam hidupku. Dalam rahimnya aku berkembang, dalam dekapan tangannya aku tertidur, dalam kasihnya aku menjalani hidupku, dan dalam doanya aku melakukan semua aktivitasku.

Ibu. Seseorang yang selalu tersenyum dalam kehidupanku. Yang selalu berusaha sendirian menelan pil pahit dalam hidupnya dan berusaha untuk tertawa bersamaku. Yang selalu mengecup keningku saat aku akan berangkat sekolah. Yang memelukku perlahan dan memberiku semangat dalam menjalani kehidupan.

Ibu. Sosok yang begitu memberi arti bagiku. Sosok yang selalu dapat tegar menghadapi hidup yang kelam

Sosok yang selalu memberiku contoh bahwa hidup yang terjal itu tidak patut untuk dikeluhkan melainkan harus dijalani dengan sepenuh hati. Sosok yang selalu memperlihatkan kekuatannya dalam kesulitannya.

Kata-kata yang kurangkai ini mungkin bukan kata terindah yang pernah kubuat. Karena, apa yang kurasakan lebih, lebih dan sangat melebihi huruf dan kata yang kutorehkan di sini. Namun ini hanya sebuah cara mengungkapkan rasa seorang anak kecil yang begitu mencintai ibunya.

Kata-kata ini kudedikasikan untukmu: Ibuku tersayang!
click utk lihat lebih lanjut...

Thursday, February 10, 2011

Tulisan Hati

Subhanallah! Setelah terpekur beberapa saat rasanya hati saya menjadi lebih sejuk. Air mata yang tertahan beberapa hari ke belakang pun rasanya hendak tumpah. Namun saya tidak ingin menangis begitu saja.

Ya. Saya ingin tumbuh dan menjadi seorang wanita yang kuat. Yang mampu menelan kepahitan masalah dengan senyumanya. Yang bisa tegar dan terus tertawa dengan keadaan yang tidak menyenangkan. Yang bisa menguatkan orang-orang yang saya kasihi. Yang mampu menjadi kebahagiaan ketika orang-orang yang saya sayangi sedang dilanda masalah.

Ya. Saya ingin menjadi setitik (cukup setitik saja) cahaya untuk orang-orang yang saya sayangi, terutama keluarga kecil saya disini. Saya ingin menjadi senyuman untuk ibu saya yang sedang berusaha tersenyum saat ini. Saya ingin menguatkan ayah saya yang telah menopang kehidupan saya hingga kini.

Dan saya percaya pada mimpi. Meski saat ini saya harus berusaha untuk melewati tembok tebal yang menghalangi pandangan saya tentang mimpi-mimpi indah saya. Meski saya harus mendaki jalanan terjal untuk meraihnya. Meski saya harus melewati jalan yang berliku serta kesulitan yg amat sangat untuk menjadikan mimpi saya kenyataan.

Dan saya percaya akan adanya Tuhan. Saya percaya dengan Allah selaku pemilik takdir manusia. Dan saya percaya ketika mimpi yang sangat saya dambakan saat ini tak tercapai, akan ada mimpi lain yang dapat saya raih. Mimpi lain yang memiliki keindahan yang lebih bagi saya.

Karena itu, biarkan saya berusaha. Biarkan saya menjalani apa yang saya dapatkan di dunia ini. Biarkan saya berusaha dan menelan semua peluh dari kerja keras saya untuk semua mimpi-mimpi saya. Dan biarkan saya belajar untuk menjadi seorang wanita yang tegar dan kuat dalam melewati cobaan.

Dan akan saya biarkan Allah menjadikan takdir saya. Membuat takdir saya sebagai jalan hidup saya yang terbaik.

"Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum tersebut merubahnya sendiri"

click utk lihat lebih lanjut...