Wednesday, February 11, 2015
Keberuntungan Saya Dalam Skripsi
Thursday, September 25, 2014
I'm a(n) (ex-)Self Harmer
Saya ini Manusia Pengecut
Sunday, September 14, 2014
Dear Self, ....
Sunday, October 14, 2012
#Sahkan RUU Keperawatan
Friday, August 10, 2012
An Essay?
Thursday, August 9, 2012
Pasang Surut Semangat Bermimpi
Monday, July 30, 2012
Tentang Agama? Hm...
Wednesday, July 25, 2012
Dear Self, Today You Will Shine
kata-kata tersebut saya temukan secara tidak sengaja saat sedang googling tentang kata motivasi. Entah siapa yang membuat kata-kata tersebut, tapi jujur, kata-kata itu sungguh menjadi motivasi untuk saya.
Kenapa bisa? Karena jujur, di tahun ini saya mengalami masalah bertubi-tubi. Saya akui, masalah tersebut berkenaan dengan sifat saya yang terlalu introvert. Selama beberapa bulan saya sempat merasa terpuruk. But, thank's to my friend! Kenapa? Karena dia telah datang dan memberiku beberapa nasihat yang kuakui, sangat berpengaruh bagiku.
Akhirnya kata-kata itu saya pajang menjadi cover photo di profil facebook saya. Dan entah kenapa ketika saya membaca kata-kata tersebut, saya menjadi semangat sendiri. Hahaha... Dan kata-kata itu membuat saya berpikir bahwa saya pasti bisa berubah menjadi seseorang yang lebih baik!
Hm.. Ya, saya tahu, sulit memang untuk merubah diri sendiri. Untuk kasus saya sendiri, saya sampai saat ini kadang masih sering takut menghadapi masalah yang menghadapi saya. Saya kadang masih suka menunda untuk menghadapi semua itu untuk mengumpulkan keberanian. Tapi, saya pikir lebih baik saya menunda namun pada akhirnya saya mengerjakan hal tersebut. Karena, perubahan adalah proses dan proses itu tidak instant dan tidak selalu mudah bukan? :)
Tuesday, February 7, 2012
Mati?
Ah.. tidak.. Angin membisikkannya lagi padaku. Begitu perlahan namun cukup terdengar. Ada apa? Apa Tuhan sedang menghukumku karena aku berbuat nakal?
Tapi, saat ini rasanya aku ingin berlari menuju samudra luas. Atau bermain dengan pisau yang dibawakan oleh malam untukku. Atau mungkin berdansa dengan nyanyian yang datang dari jurang itu. Bolehkah, Tuhan?
Wednesday, February 1, 2012
Pembicaraan Sebuah Hati?
Benarkah? Hatimu hancur? Hahaha... Kau hanya membuatku tertawa. Tertawa dengan begitu kencang dan begitu lantang. Bagaimana mungkin hatimu hancur jika sejak dulu kau memang tidak mempunyai hati? Bagaimana mungkin kau merasa kau memiliki hati padahal hatimu sudah jauh tertiup angin? Dan sekarang kau menangis?! Simpan saja semua air matamu yang busuk dan laknat itu! Tak seorang pun ingin tahu.
Pergi saja! Kau bahkan tak pernah becus mendengarkan. Kau tak pernah bisa menjadi sesuatu seperti ulat yang berubah menjadi burung merak. Kau layaknya sebuah batu yang terdiam dan menatap, berpikir dirinya adalah burung. Mati saja kalau kau mau! Aku akan tertawa saat hari pemakamanmu datang. Aku akan memasang lagu menghentak yang akan menggetarkan kuburanmu.
Tangisan itu kembali pecah. Lebih pelan dari sebuah isak tangis. Hei! Kau bahkan tak mengenalku! Bagaimana mungkin kau begitu yakin dengan diriku? Bagaimanapun juga aku tak ubahnya sebuah batu yang tertutup pasir untukmu. Aku hanyalah sebuah nista yang tak pernah kau anggap.
Karena aku yang telah membunuhmu.....
Saturday, December 31, 2011
Need You Now - Taylor Swift
I need you now
Red letters that I wrote on the wall
And the message that I left when I called
I need you now
Words I said drowned out by the rain
Waiting there for you but you never came
My world’s a little colder now
But I’m keeping warm somehow
So here you are at my window
Guess nobody told you
I don’t need don’t need you
And I waited so frustrated
Who’s gonna hold you
I don’t need you don’t need you now
I need you now
Words I heard you whisper to me
We were walking down a one-way street
You need me now
That’s what you’ve been telling my friends
That I’ve come too far to go back there again
My heart my mind and number have changed
You might as well forget my name
So here you are at my window
Guess nobody told you
I don’t need you don’t need you
And I waited so frustrated
Who’s gonna hold you
I don’t need you don’t need you now
I need you now
Red letters that I wrote on the wall
And the message that I left when I called
So here you are at my window
Guess nobody told you
I don’t need you don’t need you
And I waited so frustrated
So who’s gonna hold you
I don’t need you now
And I don’t know where you are
I don’t wonder where you are
I don’t dream about you cause I don’t need you now
I don’t dream about the way
That I never heard you say
“I need you I need you”
I don’t need you now
Don’t need you
Don’t need you now
click utk lihat lebih lanjut...
Friday, December 30, 2011
Biarkan Aku Mati
Aku tak ingin lagi bertahan. Aku lelah terpuruk bersama daun yang begitu melelahkan dalam hidupku. Aku ingin menerjunkan diriku dalam sebuah tepi jurang yang sangat dalam. Berteriak sekuat mungkin. Lalu, hening.... Ya, hening..... Biakan keheningan menyelimutiku dengan tubuh beku yang terbujur kaku.
Tak dapatkah aku mati saja? Jangan bawakan aku apapun. Termasuk lilin kecil yang menyala terang. Aku tidak ingin. Aku hanya ingin kegelapan dan kesunyian.
Tuesday, December 13, 2011
Hanya Tentangku :)
Baiklah! Jadi apa yang akan saya tulis sekarang? Hm.. bukan sajak, puisi, syair ataupun artikel apalagi essay -___- saya ingin membagikan apa yang saya pikirkan saat ini. Dan apa yang saya pikirkan itu?
Sebenarnya ada banyak hal yang sedang saya pikirkan saat ini dan jangan berharap saya akan menceritakannya (apalagi di situs yang buka2an kaya gini ._. ). *menghela nafas* keadaan seperti ini selalu membuat saya menjadi kacau. Saya ingat sekitar 4 atau 5 tahun yang lalu, seorang kakak kelas di smp saya yang saya anggap sebagai kakak sendiri, mengatakan: "ndri, kamu itu tipe orang yang nggak bisa ditekan."
saya sadar jika hal tersebut benar. Namun, semakin dewasa, saya semakin mengerti bahwa saya dapat mengatasi tekanan dengan baik. Hanya saja tekanan itu harus dalam SATU FOKUS yang sama. Dan sejujurnya, saya cukup kepayahan dalam menghadapi dunia baru saya yang menuntut saya untuk dapat membagi fokus ke berbagai hal.
Apalagi seperti saat ini. Ya... Begitu banyak yang ingin saya keluarkan dalam kepala saya namun begitu sedikit yang bisa keluar. Bukan karena saya tidak ingin mengeluarkannya. Tapi, setiap kali ada yang hendak keluar, semuanya akan kembali saya telan hingga akhirnya tidak ada yang pernah jadi untuk keluar.
Hm.. Sebenarnya sudah banyak teman-teman dekat yang memarahi saya karena sifat saya yang seperti itu. Menyimpan semua masalah sendiri, sebanyak apa pun, hingga akhirnya saya tidak tahan dan mulai kehilangan fokus untuk apa yang saya kerjakan.
Sebenarnya saya juga merasa lelah seperti ini terus. Tidak jarang jika rasa penat sudah memuncak saya jadi mengasingkan diri (mematikan hp, tidak buka jejaring sosial, menjauhi teman-teman, dll) yang akhirnya saya dinilai buruk oleh orang-orang yang tidak mengenal saya dengan dekat.
hm... baru sadar, ini pertama kalinya saya membuka diri tentang kelelahan saya dengan begitu jelas. hahaha... Lihatkan? Meski sudah 2 tahun saya menjalani hidup dengan bloggie, tapi baru sekarang saya merangkai kata tentang diri saya dan apa yang saya alami dengan kalimat yang harfiah. hahaha...
Thursday, December 1, 2011
Mengenal Diri Sendiri
Yang ingin saya bicarakan adalah salah satu hal yang saya pelajari. Yaitu, 'Mengenali Diri Sendiri' lalu sang dosen menyuruh kami untuk menuliskan sifat-sifat yang kita ketahui tentang diri kita baik dari sisi positif dan negatif. Lalu apa yang saya tuliskan?
+ Bisa mendengarkan
+ Bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda
+ Optimis menghadapi sesuatu
+ Tetap tenang meski ada masalah
+ Suka mencoba sesuatu yang baru
- Sulit menghadapi tekanan
- Termasuk sulit mengendalikan emosi di depan orang2 terdekat
- Jika takut melakukan sesuatu, tidak akan pernah melakukan hal tersebut
- Kadang terlalu sering terbawa perasaan
Lalu, setelah menuliskan hal-hal tersebut, kami di suruh menukarkan tulisan kita dgn teman-teman kita. Lalu, teman2 saya memberikan komentar atau menambahkan sifat dan sikap saya yang mereka tahu. Berikut hasilnya:
Menurut tyas:
+ Bijak
- Suka nekat!
Menurut sevi:
- Mementingkan orang lain tanpa peduli diri sendiri
- Tertutup
Menurut awe:
- Kalo ada masalah, indri ga pernah cerita. intinya mah tertutup -_-"
Menurut Rani:
Katanya 'tetap tenang meski ada masalah' tapi 'termasuk sulit mengendalikan emosi didepan orang2 terdekat'?
Katanya 'optimis menghadapi sesuatu' dan 'suka mencoba sesuatu yang baru' tapi 'jika takut melakukan sesuatu, tidak akan pernah melakukan hal tersebut'
ga konsisten, ndri...
ok! Saya klarifikasi di sini aja ya ran :p
1. saya selalu berusaha untuk tetap tenang saat memiliki masalah. Sedangkan mengendalikan emosi yg saya maksud itu adalah saat2 tertentu seperti saat saya sedang 'sensi' karena siklus bulanan.
2. saya suka melakukan sesuatu yg baru dan saya akan optimis saat akan melakukan suatu hal yang 'belum' saya ketahui. Sedangkan sesuatu yang takut saya lakukan adalah sesuatu yang pernah saya lakukan dan saya tahu saya sama sekali tidak mahir dalam melakukan hal tersebut. Jadi, saya sudah mencoba sesuatu itu dan saya takut untuk mencobanya lagi.
demikianlah tentang saya. ohya, ada lagi yang tiba-tiba terpikirkan ketika saya sedang menulis postingan ini adalah: PEMALAS dan paling nggak bisa minta ke orang kecuali kalau bener2 terdesak. Ga tau deh itu termasuk negatif atau positif -.-"
Wednesday, November 23, 2011
Setelah Sekian Lama..
hm... Sudah cukup lama saya tidak menambahkan postingan di blog saya ini. Mengapa? Yaa... Akhir-akhir ini memang saya cukup disibukkan dengan kegiatan-kegiatan di kampus dan tugas yang seakan para dosen dengan sengaja memberikannya secara bersamaan.
Sempat ada yang komplain juga karena blog saya sudah sangat lama tidak di up date. Maafkan saya yaa... Saya benar-benar minta maaf dari relung hati yang terdalam (bahasanyaaa... -.- ) sebenarnya saya tidak sepenuhnya mengabaikan blog ini. Namun, saya hanya berkunjung dan melihat-lihat sepintas. hehe...
Baiklah, di postingan saya kali ini mungkin saya ingin sedikit curhat.
Mengikuti dua kepanitiaan ternyata cukup melelahkan. Terutama jika kedua acara tersebut mengadakan acara dalam waktu yang hampir bersamaan (untunglah masih memiliki jarak meski sedikit). Alhasil, saya sibuk sekali di kampus. Tidak jarang saya sampai harus pulang malam.
Belum lagi tugas dari dosen yang begitu banyak. Anehnya, para dosen memberikan deadline yang hampir bersamaan. Lucu sekali.. Sesampainya di rumah, malam-malam, bukannya istirahat malah disibukkan dengan tugas. Tapi, ya mau bagaimana lagi? Itu sebuah resiko yang harus diterima. :)
Dan yang paling tidak menyenangkan adalah kondisi tubuh saya yang tidak bisa diajak kompromi. Tiba-tiba saja tubuh saya nge-drop. Nafsu makan benar-benar turun. Melihat nasi saja rasanya mual. Tapi, karena saya merasa harus menjaga kesehatan, saya paksakan untuk makan. Dan hasilnya? Makanan yang sudah tergilas itu keluar lagi dengan sukses melalui mulutku -____-
Tapi, untuk saat ini alhamdulillah saya sudah mulai bisa sedikit bersantai :)
keadaan badan saya pun sudah lebih baik dari sebelumnya. Hanya saja, sialnya, di hari Senin saya kehujanan dan akhirnya sakit pilek. Dan di hari Rabu rasa mual serta perasaan kehilangan nafsu makan itu kembali lagi. fiiuuhh.. Badan saya jadi manja gini ya? tapi, tetap semangat ah! :D
Monday, October 24, 2011
Diam. Ssstt...
Aku terdiam. Bukan karena aku ingin! Hujanpun hanya terdiam saat menatapku tanpa tangisan. Pepohonan melambaikan dahannya padaku karena melihatku terdiam. Tidak. Itu hanya fatamorgana yang ditampilkan melalui sebuah rasa yang dicerminkan ke kepalaku. Membuatku menangis? Tidak! Hancur? Entahlah..
Wednesday, October 12, 2011
Aku Bukan Ingin...
Aku merangkai kata-kata ini
Berharap terdengar dan berdoa
Sebuah rasa yang tersembunyi
Menjadi kata yang terucap dalam angin
Aku merangkai kata-kata ini
Berharap terdengar dan terasa
Sebuah hati yang menggeliat
Namun tertahan dalam sebuah raga
Aku bukan ingin berlari kawan!
Aku bukan ingin bersembunyi!
Memperlihatkan ekspresi kosong yg kalian kenal
Namun hanya sebuah hal yg tertelan
Aku bukan ingin menghilang kawan!
Aku bukan ingin menghindar!
Hanya kata yang ingin terlontar
Namun pada akhirnya hanya mengendap
Aku bukan ingin pergi kawan!
Aku bukan ingin berpaling!
Tangisanku pun telah mengering
Namun wajah hanya sebuah permainan
Aku tahu dan aku mengerti
Ini bukan rangkaian kata yang penuh diksi
Tak pula banyak bermakna konotasi
Namun aku hanya sedang meratap diri
Yang terdiam dan menantithere's nobody see my pokerface isn't it? But, u have to know, there's something deeper than what i showed u :')
click utk lihat lebih lanjut...
Tuesday, October 4, 2011
Kapan??!!!
Aku ingin berhenti dalam sebuah permainan wajah yang terbatas. Mengapa harus dibatasi? mengapa tak membiarkan aku membentuk kata dalam sebuah makna? Biarkan aku terbang menjadi asa! Mengapa kata tercipta menjadi tempat bersembunyiku?!
Adakah permainan lain? Tanpa kata? Hanya ada diriku? Tuhan, aku merindu! Tuhan, aku lelah! Tuhan, temani aku! Tuhan, ijinkan aku menangis bersamamu. Tuhan, biarkan aku melepaskan kata yang menyelubungiku.
Look at me! Look at my face! Look at my eyes! Look at my soul!
anybody..??!!